Bagaimana Cara Memotret Bumi padahal Bumi Berotasi Sangat Cepat?
Sebentar, kita perjelas dulu pada bagian Bumi berotasi sangat cepat. Kita ketahui bersama bahwa rotasi bumi memerlukan waktu 24 jam. Jadi, kecepatan sudut rotasi bumi adalah: 360 derajat / 24 jam atau 15 derajat per jam atau 0,25 derajat per menit atau 0,0042 derajat per detik.
Jika ingin membayangkan seberapa cepat rotasi bumi, ambil bola dan penggaris busur, beri tanda titik di permukaan bola, lalu putar bola itu hingga titik tersebut menempuh sudut 15 derajat dalam satu jam. Atau satu putaran penuh dalam 24 jam. Lambat sekali bukan.
Lalu mengapa ada yang menganggap bumi berotasi sangat cepat? karena yang diukur adalah kecepatan linearnya. kecepatan linear adalah kecepatan sudut dalam radian dikali jari-jari bumi dikali cos teta dimana teta adalah sudut lintang lokasi yang dihitung, Bagi orang yang berada di khatulistiwa, dengan teta 0 derajat diperoleh hasil sekitar 1670 km/jam. Tapi bagi yang berada di kutub, dengan teta 90 derajat, kecepatan linear nya 0 km/jam.
Mengapa orang di khatulistiwa tidak merasakan kecepatan linear setinggi itu? karena orang di khatulistiwa ikut bergerak secepat itu. Ibarat kita naik pesawat tapi tidak merasakan kecepatan pesawat.
Kembali ke masalah foto. Dengan kecepatan sudut rotasi Bumi yang lambat itu, tentu mudah saja bagi apapun untuk memotret Bumi dari luar angkasa. Sedangkan untuk foto satelit, satelit sendiri ikut berotasi bersama dengan Bumi. Jadi mudah saja memfoto Bumi dengan hasil seperti ini;
Comments
Post a Comment