Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Umum

Cara NASA memotret bumi seperti apa?

Bagaimana Cara Memotret Bumi padahal Bumi Berotasi Sangat Cepat? Sebentar, kita perjelas dulu pada bagian  Bumi berotasi sangat cepat.  Kita ketahui bersama bahwa rotasi bumi memerlukan waktu 24 jam. Jadi, kecepatan sudut rotasi bumi adalah: 360 derajat / 24 jam atau 15 derajat per jam atau 0,25 derajat per menit atau 0,0042 derajat per detik. Jika ingin membayangkan seberapa cepat rotasi bumi, ambil bola dan penggaris busur, beri tanda titik di permukaan bola, lalu putar bola itu hingga titik tersebut menempuh sudut 15 derajat dalam satu jam.   Atau satu putaran penuh dalam 24 jam. Lambat sekali bukan. Lalu mengapa ada yang menganggap bumi berotasi sangat cepat? karena yang diukur adalah kecepatan linearnya. kecepatan linear adalah kecepatan sudut dalam radian dikali jari-jari bumi dikali cos teta dimana teta adalah sudut lintang lokasi yang dihitung, Bagi orang yang berada di khatulistiwa, dengan teta 0 derajat diperoleh hasil sekitar 1670 km/jam. Tapi bagi...

Ini 10 hal yang terlalu dilebih lebihkan, padahal biasa banget loh!

Feeds Instagram.  Makin kesini makin banyak pengguna Instagram   yang merasa tertuntut buat bikin  feeds  yang terkesan rapi, artistik, estetik, itik-itik plus mbetik-mbetik. Twitter.  “Pengguna Twitter tuh udah pada pinter,  open minded,  gak baperan”. Halah, gombal mukiyo! Semua sosmed sama aja, ada plus minus nya. Kampus negeri.  Maaf, gak bermaksud menjelekkan, kampus negeri gak menjamin kualitas mahasiswanya. Yang pinter ada, yang bodoh ada juga. Orang kaya yang terlihat sederhana.  Saya tidak beranggapan bahwa yang kaya harus terlihat kaya, tapi aneh saja lihat orang-orang pada memuja orang kaya yang  lifestyle nya sederhana. Woy! itu cara hidup mereka, dari mindset mereka emang mau sederhana ya udah sederhana aja. Kalau ada orang kaya berpenampilan kaya yaudah biarin aja, itu cara mereka hidup nyaman, sama seperti yang milih untuk berpenampilan sederhana. Jangan dikit-dikit menghujat! Norak! Duit juga bukan duitmu. Feast/...

CAROK, BUDAYA YANG SALAH DIARTIKAN

Mendengar kata Carok pikiran kita pasti tertuju pada suku Madura, tradisi mengerikan ini memang sudah menjadi ciri khas pulau garam. Carok sendiri adalah duel dua pria dengan menggunakan celurit sampai seorang diantaranya mati. Biasanya, Carok menjadi jalan terakhir yang dilakukan masyarakat Madura guna menyelesaikan masalah yang tak kunjung usai.

Kompetisi disaat corona menginvasi

Seperti bencana, wabah, dan kejadian besar lainnya. Pasti pikiran kita selalu merujuk kepada satu diksi,    politisasi. Tapi di tulisan ini , saya tak akan membahas tentang itu. Karena justru hanya malah memperkeruh keadaan dan suasana yang terjadi pada masa ini.

Dampak Positif Covid-19

Kita tahu Covid-19 ini udah jadi bencana Internasional,penyebarannya cepet,banyak orang menderita,tapi apa Covid 19 ini cuma punya dampak negatif doang?gaada dampak positif nya gitu?

Komentar Up apa gunanya?

Sering kita jumpai komentar Up terutama di situs jual beli. Apa manfaatnya? Berikut informasi terkait penggunan istilah UP dalam komentar di FB. Ketika kamu mengomentari suatu thread dalam facebook, pastinya kamu sering mengetik kata "UP" bukan? tapi tahukah kamu apa arti dari kata itu yang sesungguhnya? Dalam dunia sosmed alias sosial media, UP punya banyak arti dan maksud, sesuai dengan tujuan penggunannya. Beberapa diantaranya : 1) Secara umum, UP biasanya digunakan untuk menaikkan thread atau postingan yang berisi jualan suatu produk pada grup jual beli. 2) Berkomentar UP akan membua thread Facebook    menjadi populer karena memiliki komentar yang banyak. 3) Sebagai pertanda negosiasi tidak cocok. Kamu bisa berkomentar "UP" yang bisa didefinisikan sebagai ketidak cocokan antar harga yang diinginkan buyer dan seller. 4) Memberikan komentar "UP" juga bertujuan untuk memberi tahu bahwa barang yang kalian jual masih terse...

Beberapa Hal Menarik Mengenai Diri Menurut Psikologi

Ada beberapa hal menarik yang terdapat pada diri manusia menurut psikologi, apa saja hal tersebut? Pada 3 detik pertama Anda bangun, Anda tidak akan mengingat apapun. Jika Anda tidak bergerak selama 15 menit, Anda akan tertidur. Orang-orang pemalu cenderung lebih pintar dan lebih layak dipercaya. Seringkali, ketika seseorang mulai menangis, mereka akan mengingat peristiwa sedih lainnya untuk meningkatkan tangisannya  ‘Otak-Scumbag’ . Ketika Anda sangat sedih, Anda akan merasa semua orang di sekitar Anda bahagia. Orang-orang yang lebih suka duduk di kursi dekat jendela pada setiap transportasi cenderung suka menyendiri selama perjalanan. Orang-orang yang menulis banyak puisi tidak pernah memiliki kesempatan untuk mengekspresikan perasaannya kepada orang itu. Ketika Anda bersin, Anda mati sebentar. (Jantungmu berhenti sebentar) Menggelitiki orang sebenarnya adalah suatu metode penyiksaan. Jika Anda berbicara dan memotivasi diri sendiri di depan cermin, mental ...

Muncul Sejumlah Kejanggalan Pada Kasus Audrey, Apakah Audrey Juga Bersalah?

Kasus Audrey, siswi SMP di Pontianak yang jadi korban penganiayaan oleh sekelompok siswi SMA masih ramai jadi perbincangan publik. Viralnya tagar 'JusticeForAudrey' dan reaksi sejumlah publik figur terhadap kasus ini membuat banyak orang menjadi simpatik dan memberikan dukungan kepada Audrey. Namun, pernyataan dari kepolisian serta sejumlah temuan yang didapat dianggap menjadi kejanggalan tersendiri dalam kasus Audrey ini. Sejumlah temuan yang dianggap ganjil ini kemudian diposting oleh seorang pengguna Instagram yang kemudian dibagikan oleh akun @audreyjugabersalah lewat Instagram Story. Ada 8 poin kejanggalan yang diungkapkan dalam postingan tersebut. Mulai dari kasus Audrey yang viral karena seseorang yang bukan siapa-siapa Audrey mengunggahnya di Twitter. Padahal pihak keluarganya baru melaporkan kasus tersebut seminggu setelahnya. Temuan yang dianggap menjadi kejanggalan dalam kasus Audrey Kemudian temuan mengenai Audrey yang memiliki 2 akun Facebook, di...

3 Tersangka Mengalami Depresi Berat.

Tiga siswi SMA pelaku penganiayaan terhadap siswi SMP bernama Audrey (14) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengalami depresi berat. Pelaku tersebut berinisial F, TPP, dan NNA. Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu. Pribudiarta mengatakan ketiganya merasa tertekan. "Kondisi pada hari ini yang harus diketahui dari semua pihak, anak itu dalam kondisi depresi berat," ujar Pribudiarta di Kementerian PPPA, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019). Pribudiarta menuturkan, satu dari tiga siswi pelaku mendapat penanganan khusus karena sudah putus asa. Sementara dua pelaku lainnya tengah dalam proses penanganan. "Pada hari ini luar biasa tekanan psikologis terhadap anak dari tiga anak. Satu anak sudah harus ditangani khusus karena sudah putus asa. Dua anak yang lain sedang dalam proses penanganan," ucap Pribudiarta. See detail Pribudiarta menje...

KEMENDIKBUD temukan beberapa berita HOAX mengenai kasus Audrey.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengungkap ada kabar bohong atau hoaks dalam kasus pengeroyokan Audrey di Pontianak, Kalimantan Barat. Kabar yang faktanya tidak seperti yang viral di media sosial. Isu yang viral di medsos bahwa korban dikeroyok oleh 12 pelaku juga tidak benar. Termasuk merusak area sensitif korban juga tidak benar. "Kasus ini sangat disayangkan, dan tidak seperti yang viral di medsos setelah saya mendapat informasi langsung dari Kapolresta Pontianak, Kompol Muhammad Anwar Nasir, " kata Muhadjir Effendy di Pontianak, Kamis (11/4/2019). "Maaf nalar sehat mestinya korban bisa meninggal kalau isu tersebut benar," ucapnya. Kasus pengeroyokan Audrey ibarat emperannya lebih besar dari rumah sendiri, ia mencontohkan terkait auratnya (korban) juga tidak benar, padahal itu yang membuat mengerikan. Ia juga mengajak, kepada para kepala sekolah agar tidak membiarkan berita liar itu, sehingga merusak citra sekolah, apalagi sudah vi...

Mengaku diancam dibunuh dan terus diteror warganet.

Ketiga tersangka pengeroyok Audrey meminta maaf. Mereka juga mengaku sebagai korban bully. "Kami menyesal dan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, pihak keluarga dan masyarakat umumnya, dalam kasus ini, kami juga menjadi korban bullyi dari medsos yang telah menghakimi melakukan pengeroyokan dan merusak area sensitif korban. Padahal hanya penganiayaan ringan, bahkan kami kini diancam dibunuh dan terus diteror oleh warganet" kata terduga pelaku di Mapolresta Pontianak yang difasilitasi oleh KPPAD Kalbar. Para terduga penganiayaan tersebut, satu persatu ada yang mengakui melakukan penganiayaan ringan kepada korban dan tidak sampai melakukan perusakan terhadap area sensitif Audrey, seperti yang beredar luas di media sosial. Terduga penganiayaan, juga membantah telah melakukan pengeroyokan. "Kami sangat menyesal dan meminta maaf terhadap korban dan pihak keluarga atas perlakukan tersebut," ujar salah satu terduga penganiayaan tersebut. Sementara...

Hasil Visum Audrey, sebenarnya kejadiannya tak separah yang beredar dimedia sosial.

Mengenai kasus Audrey, siswa SMP yang diduga dianiaya 12 anak SMA yang masih dibawah umur, sebenarnya hal tersebut tak separah yang beredar dimedia sosial, tidak ada kasus pengeroyokan, pelaku mengaku hanya satu lawan satu dengan korban. Hasil visum siswi SMP Pontianak korban pengeroyokan disampaikan Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir. Menurut Kapolresta, hasil pemeriksaan visum dikeluarkan Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, kemarin, Rabu 10 April 2019. M Anwar Nasir mengatakan, dari hasil visum diketahui jika tak ada bengkak di kepala korban. Kondisi mata korban juga tidak ditemukan memar. Penglihatan korban juga normal. Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, untuk telinga, hidung, tenggorokan (THT) tidak ditemukan darah. "Kemudian dada tampak simetris tak ada memar atau bengkak, jantung dan paru dalam kondisi normal," katanya. Kondisi perut korban, sesuai hasil visum tidak ditemukan memar. Bekas luka juga tidak ditemukan. Kemudian organ dalam, tidak ada pem...

Stop teror pelaku bully Audrey!!

Yap, anak – anak jaman sekarang emang agak unik dan antik. Ada aja kelakuan mereka yang melewati batas wajar, hingga membuat orang satu negara geleng kepala. Contohnya: melakukan hal kurangajar terhadap guru yang sudah banyak terjadi dimana-mana dan yang baru-baru ini kasus bullyng sekelompok anak remaja berjumlah 12 orang yang membuat sumua orang geram dan mengecamnya. Tentunya miris bila membayangkan perasaan orang tua mereka saat mengetahui anaknya sudah berbuat kejahatan diusia muda. Berbeda dengan kejahatan biasanya, separah apapun bila anak di bawah umur pelakunya maka tetap akan tunduk pada UU PA. Hukum akan tetap ada tapi berbeda dengan proses untuk orang dewasa. Di indonesia memang belum memiliki institusi khusus pengadilan anak, sehingga dalam memproses anak sebagai pelaku tindak pidana tidak mengacu pada KUHAP. Untuk menentukan seorang anak pantas atau tidak untuk diberikan proses hukum seperti orang dewasa juga sulit dilakukan. Sebab, keterampilan, kemampuan dan penget...