Halo,kali ini kita akan mengulas Bagaimana perbedaan English British dan American? dah langsung ke intinya aja ya, yukk simak!!
Sejarah
Bahasa Inggris dibawa ke Amerika oleh bangsa Inggris yang tiba di benua Amerika melalui laut pada abad ke-16 dan 17. Saat itu, belum ada sistem ejaan standar. Cara penulisan semua kata dalam bahasa Inggris baru ditetapkan setelah kamus-kamus paling pertama disusun. Di Inggris, kamus disusun oleh pakar bahasa di London. Sementara, di Amerika, penyusun kamus bernama Noah Webster. Ia diduga mengubah ejaan untuk membedakan ejaan Amerika dari Inggris karena ingin menunjukkan bahwa Amerika punya budaya yang mandiri dari negara asalnya.
Dalam hal pelafalan, perbedaan Inggris-Amerika dengan Inggris-UK mulai berkembang setelah gelombang pertama pendatang tiba di Amerika. Mereka berbicara dengan aksen yang disebut ‘rotik’, yaitu aksen yang dengan jelas mengucapkan bunyi ‘r’. Sementara itu, masyarakat kelas atas di Inggris justru melembutkan pengucapan ‘r’ karena ingin membedakan cara mereka bicara dengan cara bicara masyarakat biasa. Mengingat kaum elite selalu dijadikan contoh tata perilaku, anggota masyarakat lain pun ikut meniru cara bicara mereka. Akhirnya, cara bicara inilah yang lazim ditemukan di wilayah selatan Inggris.
Perbedaan Ejaan
Tedapat perbedaan dalam sistem ejaan Inggris-UK dengan Inggris-Amerika. Tabel berikut menyajikan beberapa yang paling sering kita temui.
Inggris-UK / Inggris-Amerika
-t (contoh: burnt, dreamt, leapt)
-ed (contoh: burned, dreamed, leaped)
-ence (contoh: defence, offence, licence)
-ense (defense, offense, license)
-el- (contoh: canceled, jeweler, marvelous)
Perbedaan Kosakata
Selain ejaan, ada pula kata-kata berbeda antara bahasa Inggris-Amerika dengan Inggris UK. Dalam tabel di bawah, dapat kita lihat benda sehari-hari yang memiliki nama berbeda--bergantung pada ragam bahasa Inggris yang kita gunakan.
Inggris
British Amerika
Flat Apartment
bonnet Hood
University. College
Holiday. Vacation
jumper. Sweater
Perbedaan Gramatika
Di luar perbedaan ejaan dan kosakata, ada pula perbedaan gramatika. Misalnya, dalam bahasa Amerika Inggris, kata benda yang menyatakan kumpulan (collective noun) dianggap sebagai kesatuan tunggal sehingga diikuti oleh bentuk to be singular (contoh: The band is playing). Namun, menurut Inggris-UK, collective noun bisa dianggap tunggal maupun jamak, meskipun bentuk jamaklah yang paling sering digunakan (contoh: The band are playing).
Selain itu, gaya formal lebih lazim ditemukan di kalangan penutur di Inggris, misalnya untuk kata seperti ‘shall’. Penutur di Amerika cenderung menggunakan bentuk ‘will’ atau ‘should’ yang tidak terlalu formal.
Akan tetapi, penutur di Amerika mempertahankan penggunaan ‘gotten’ sebagai betuk lampau ‘get’. Kata ini sudah ditinggalkan oleh penutur di Inggris yang lebih memilih menggunakan bentuk ‘got’.
Kata ‘needn’t’ lazim digunakan di Inggris, namun sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah digunakan di Amerika yang memilih bentuk ‘don’t need to’.
Kata depan pun bisa berbeda; Inggris-UK menggunakan ‘at’ untuk menunjuk waktu dan tempat, sementara Inggris-Amerika menggunakan ‘on’ untuk waktu dan ‘in’ untuk tempat.

Comments
Post a Comment